Turnamen Piala Pelajar Se- Riau Di kampung Lalang Menimbulkan Polemik Di Duga Hadiah Uang Pembinaan Tak Kunjung Di Berikan Sportifitas Panitia Pelaksana Di Pertanyakan ?

JEJAKSUARA.COM (SIAK) – Open Turnamen Piala Pelajar Se-Riau Menimbulkan Polemik Tak kunjung Selesai. Kegiatan olahraga yang Dilaksanakan di Lapangan Pecah Piring Kampung Lalang, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau Menuai Kritik dari berbagai kalangan Sportifitas Panitia Penyelenggara Dipertanyakan. Nama Baik kampung Lalang dan kecamatan sungai apit menjadi Sorotan Publik.

” Kami Sangat Kecewa . Kendati turnamen olahraga Sepak bola kini telah usai, Namun Hadiah Berupa Uang Pembinaan Sampai Sa’at ini Belum kami terima.” Kata Seorang Manager Tim Peserta Lomba Tersebut Kepada Wartawan jejaksuara.com Kamis 30 juli 2026 Pagi.

Menurutnya, kami selaku peserta kegiatan open turnamen itu , sudah menyetorkan uang Pendaftaran Dengan Tiga(3) Kategori dan tingkatan. Dari tingkat pelajar SD dan SMP sebesar Tiga Ratus Ribu Rupiah (300.000), dan untuk SMA sebesar Tiga Ratus lima puluh ribu rupiah(350.000) Pertim.” Ujarnya.

Dari Hadiah yang Dijanjikan Panitia Mencakup beberapa Aspek Di antaranya:

  1. Juara 1 (2.000.000)+ Trophy
  2. Juara 2 (1.500.000)+ Trophy
  3. Juara 3 (1.000.000)+ Trophy
  4. Juara 4 (500.000)+ Trophy
  5. Top Score 250.000.
    Kami Berharap Panitia Penyelenggara Segera Menyelesaikan Polemik ini.” Tegasnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Randi salahsatu Panitia yang namanya Tertera Di browser Open Turnamen Pelajar Se-Riau Mengatakan, Bahwa namanya Hanya di cantumkan saja di dalam browsur pendaftaran,saya hanya bertugas di lapangan dan tidak menerima uang pendaftaran.” Ucap Randi.

Lanjut Randi, Semua uang pendaftaran yang masuk atas rekening Waldi sebagai ketuanya. Kami hanya panitia yang mengurus di bagian lapangan saja. Kalau soal hadiah bersangkutan dengan Waldi semua. Uang hadiah juga Waldi yang pegang.” Kata Randi.

” Kami dilapangan tidak mengurus keuangan. Masalah keuangan juga tidak transparan dengan anggota, bahkan bendahara juga tidak megang uang semua di hendel oleh ketua.” Jelasnya.

Penghulu kampung lalang, Fatah mengatakan, kawan-kawan peserta lomba Sudah menghubgi saya bang dan akan di mediasi sama ketua panitia. Nanti hasil mediasinya kita infokan.” Kata Fatah.

“Sa’at ini panitia belum bisa di hubungi besok atau lusa kita dudukan.” Ucapnya.

Senada itu, Camat Suangai apit Tengku Mutthasar menyampaikan bahwa pihaknya sudah menghubungi Penghulu kampung Lalang dan secepatnya untuk di selesaikan persoalan ini.” Pungkasnya.

Kita selalu berusaha yang terbaik dan menjaga nama baik. Saya minta mereka untuk segera menyelesaikan dan mencari solusinya. Intinya harus bertanggungjawab.” Ujar Camat Sungai Apit yang bertangan dingin dan Murah Senyum itu Mengakhiri.

Kendati demikian Wartawan jejaksuara. com, masih berupaya Mencari informasi yang akurat dari ketua dan panitia penyelenggara, agar menyajikan berita yang berimbang.

Reporter:,Wahyu