JEJAKSUARA.COM (Siak) – Sebanyak 135 Siswa-siswi MIN Mempura Di dampingi 20 Guru Wali Kelas Ikut Memeriahkan Karnaval Budaya . Wakil Kepala Madrasah MiN Mempura Ustad Zulkarnain Mengatakan, Tujuan Mengikuti Karnaval ini adalah untuk Meramaikan HUT RI ke 81 Melatih kekompakan dan jiwa percaya diri kepada siswa -siswi, mengangkat jejak historis Mempura pada masa kepemimpinan Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzaffar syah (Tengku Buwang Asmara) serta mengenalkan kekayaan budaya.” Kata Ustad Zulkarnain kepada wartawan, Sabtu 15 Agustus 2026 Pagi.
Untuk hari ini Semangat dan penampilan Siswa -siswi Min Mempura Sangat Baik Semoga Kedepan Lebih baik lagi Dan Berpartisipasi Memperingati HUT RI Di tahun yang akan datang.” Sambungnya.
Ditempat yang sama Bupati Siak Afni Z Menyampaikan,bahwa semangat kemerdekaan terasa hidup di Komplek Rumah Rakyat. Satu per satu rombongan peserta Karnaval Budaya Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia disambut langsung oleh Bupati Siak Afni Zulkifli bersama suami, didampingi Wakil Bupati Siak Syamsurizal beserta istri dan unsur Forkopimda.
Karnaval tersebut dimulai dari bawah Jembatan Siak di Jalan Panglima Ghimbam dan berakhir di Komplek Rumah Rakyat sebagai titik penyambutan peserta.
Di hadapan masyarakat, para pelajar unjuk kreativitas melalui tarian tradisional, tari kreasi, gurindam, drama perjuangan, drum band, busana adat, busana profesi, kendaraan hias, hingga berbagai atraksi yang mengangkat semangat kemerdekaan dan keberagaman.
Beragam penampilan tersebut menggambarkan wajah Kabupaten Siak yang berakar pada budaya Melayu, namun tumbuh bersama keberagaman budaya Nusantara yang telah lama hidup berdampingan di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Merajut Keberagaman, Menjaga Warisan, Mengukir Prestasi”, setiap penampilan menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang hidup di Kabupaten Siak.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kemeriahan karnaval tidak berhenti saat peserta mencapai titik akhir. Rumah Rakyat menjadi ruang apresiasi, tempat masyarakat menyaksikan penampilan setiap kelompok peserta sekaligus menikmati berbagai kegiatan rakyat dan stan UMKM yang turut memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, peringatan HUT RI tahun ini memang dikemas secara sederhana. Namun, mekanisme pelaksanaannya sengaja diubah agar semangat kemerdekaan tetap terasa dan hasil kreativitas para pelajar dapat dinikmati masyarakat lebih lama.
“Alhamdulillah hari ini festival dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan bisa terlaksana. Kita laksanakan secara sederhana, tetapi mekanismenya kita ubah. Biasanya kita melepas, sekarang di akhir kita menyambut. Begitu mereka sampai, mereka langsung berkumpul di Rumah Rakyat dan hasil karya anak-anak bisa disaksikan sampai sore,” ujar Afni, di Halaman Rumah Rakyat, Sabtu (15/2026).
Menurut Afni, semangat kemerdekaan harus terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya melalui upacara atau seremoni, tetapi juga lewat ruang-ruang kebersamaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak mendorong agar semarak HUT RI tidak hanya terpusat di Kota Siak, tetapi juga dirasakan hingga kecamatan dan kampung melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan mengatakan, Karnaval Budaya di Kecamatan Siak dan Mempura diikuti 65 kelompok peserta dari jenjang SLB, TK, SD, SMP, hingga SMA. Masing-masing menghadirkan beragam kreasi yang menggambarkan semangat kemerdekaan, keberagaman budaya, dan kecintaan terhadap tanah air.
Ia menambahkan, selain di Kecamatan Siak dan Mempura, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia juga digelar di kecamatan lain melalui berbagai kegiatan sesuai potensi dan kondisi wilayah masing-masing. Sejumlah daerah mengadakan karnaval budaya maupun perlombaan lainnya agar semarak kemerdekaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan Karnaval Budaya ini terus menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkarya dan menunjukkan kreativitasnya serta mereka bisa semakin mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya yang ada di Kabupaten Siak, sekaligus menghargai keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat,” tutupnya.
Reporter:,Wahyu
