Dua Bulan Tak Turun Hujan,Petugas BWSS lll Bekerja Siang Malam Mensuplai Air Di Musim Tanam Untuk Kebutuhan Petani Padi Di Bungaraya.

JEJAKSUARA.COM
(SIAK)- Petugas Bwss lll, Bekerja Siang Malam Guna Memenuhi kebutuhan air untuk Para Petani padi di kecamatan Bungaraya . Seperti diketahui Dua (2) bulan Terakhir ini Wilayah Kabupaten Siak Memasuki Musim Kemarau. Di sisi lain Para petani Padi yang berada Di kecamatan Bungaraya Sudah Memasuki Musim Tanam.

Isran, Petugas bwss lll Pengamat Pengairan wilayah daerah irigasi siak kiri (DIR Siak kiri) Mengatakan, Musim Tanam Saat ini periode bulan Agustus- November 2026 Sangat Kewalahan akibat tidak adanya Hujan Dua bulan terakhir. Sehingga Sumber air yang berasal dari kanal Tasik air hitam dan saluran suplesi pesimsim yang selama ini menjadi sumber utama untuk setiap musim tanam padi mengalami kekeringan.” Kata Isran Saat Di konfirmasi wartawan Di areal persawahan Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Minggu 30 Agustus 2026 Pagi.

Lanjut Isran, kekeringan air ini disebabkan tidak adanya aliran air dari mata air yang mengalir kedalam kanal ataupun anak parit dari perusahan yang terakses ke kanal kita. Sebab sudah ditutup oleh perusahaan untuk menjaga kelembaban gambut di wilayah perusahan mereka.” Ujarnya.

Lebih Lanjut, Isran Menyampaikan untuk melayani kebutuhan petani mendapatkan air , Petugas BWSS lll yang berada di lapangan yang terdiri dari Pengamat Pengairan,juru pengairan, penjaga pintu air, dan dua orang staf Dinas PU kabupaten Siak Suhadi dan Tusiman sebagai operator mesin. Sudah mengambil langkah yang maksimal dengan menghidupkan mesin pompa air sebanyak dua (2) unit tahap satu dan tahap dua disiang dan malam hari sesuai durasi air pasang surut sejak tanggal 12 Agustus tahun 2026 sampai saat ini.” Ucapnya.

Untuk maksimalnya kekuatan mesin pompa yang ada Bisa mencakup 600 liter Perdetik untuk satu unit mesin pompa dengan durasi lebih kurang 10 jam perhari siang dan malam. Jadi kalkulasi untuk perharinya mencapai 21.600.000 liter atau sama dengan 21.600m3 Sedangkan perhektar lahan sawah membutuhkan
(10.000 M2) Pada lahan yang masih basah 500m3. Sementara lahan dalam keadaan kering total minimal dibutuhkan 1.000m3. dengan ketebalan air 10 cm dengan rincian 5cm diatas permukaan dan 5 cm membasahi permukaan.” Jelasnya.

” Yang menjadi kendala kami selaku petugas BWSS lll dilapangan Sangat sulit mengatur dengan kekuatan pompa yang lebih kurang hanya bisa mensuplai sebanyak 43 hektar lahan persawahan perhari. Sementara yang dibutuhkan dan diperebutkan oleh para petani dengan luas lahan lebih kurang mencapai 1.800 hektar dalam hari itu juga membutuhkan air secara bersama’an.” Pungkasnya.

Harapan Kami selaku petugas BWSS lll, yang berada di lapangan sangat mengharapkan kepada seluruh petani dan kelompok -kelompok Tani yang ada di wilayah Bungaraya untuk dapat memaklumi dengan kondisi yang ada dan mohon bersabar bergiliran untuk mendapatkan air yang di usahakan dan di atur oleh petugas di lapangan, Kedepan di harapkan para kelompok tani untuk membuat daftar giliran pengiriman air dari pompa.” Pintanya.

Selaku Petugas DIR Siak Kiri Paket B,C dan D, Isran Berharap, apabila Ada kunjungan dari pihak Eksekutif dan legislatif yang berada di kabupaten Siak Bisa saling berkoordinasi sehingga petugas BWSS III Dapat mendampingi dan memberikan penjelasan terkait permasalahan irigasi yang berada di kecamatan bungaraya.” Paparnya.

Sementara itu Ditempat yang sama, Wayok Petani dibungaraya Menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada Pemerintah dan petugas bwss lll dengan Sigap Membantu Para petani Padi dimusim tanam ini, dengan adanya dan berjalannya pompa air di areal persawahan.” Ujarnya.

Hal senada juga disampaikan jarso seorang Petani yang masih menunggu giliran air masuk ke lokasi sawah yang di garapnya.

“untuk saat ini saya juga masih bersabar menunggu giliran meski petani lain sudah ada yang bercocok tanam dan menggarap, dengan situasi dan kondisi di lapangan saya memaklumi.” Ucapnya.

Saya Sangat berterimakasih kami petani disini sangat terbantu, besar harapan saya kepada istansi pemerintah kabupaten Siak dan pemerintah Pusat melalui kementerian dapat memberikan dan menambah Pompa air lagi untuk wilayah pertanian yang ada di kecamatan bungaraya ini.” Harapnya.

Reporter:,Wahyu