Di Duga Saling klaim Lahan, Warga Dan PT.TKWL Ribut

JEJAKSUARA.COM (SIAK) – Keributan antara masyarakat dan pihak perusahaan PT Teguh Karsa Wahana Lestari (TKWL) yang beroperasi di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, pada Kamis (24/7/2025) kemarin diduga dipicu oleh klaim sepihak perusahaan atas lahan milik warga. PT TKWL mengaku telah mencapai kesepakatan dengan sembilan kelompok tani bernama “Sogo Ati”, namun hal ini dibantah oleh warga setempat.

Peristiwa tersebut sempat memanas hingga terjadi bentrok kecil antara warga dan pihak perusahaan. Menurut warga, PT TKWL secara sepihak mengklaim lahan tersebut masuk dalam wilayah Hak Guna Usaha (HGU) mereka dan telah disepakati bersama kelompok tani. Namun di lapangan, masyarakat menyatakan tidak pernah merasa membuat kesepakatan apa pun dengan perusahaan.

Bahkan, menurut informasi yang dihimpun riautime.com, pihak perusahaan melalui humas dan beberapa personel keamanan membawa alat berat untuk mulai mengerjakan lahan tersebut. Langkah itu diambil dengan dalih bahwa lahan tersebut telah disetujui oleh sembilan kelompok tani yang disebut “Sogo Ati”.

Namun kenyataannya, masyarakat menyebut klaim tersebut tidak berdasar.

“Kami sebagai masyarakat tidak pernah ada kesepakatan apa pun dengan pihak perusahaan. Mereka berdalih sudah sepakat dengan kelompok tani Sogo Ati, tapi tidak pernah bisa dibuktikan siapa saja kelompok tani itu,” ungkap Katim, salah seorang tokoh masyarakat, saat ditemui di sebuah warung kopi, pada Jumat (25/7).

Katim menilai, pernyataan perusahaan hanyalah alasan yang dikarang-karang untuk melegalkan pengerjaan lahan. Ia menegaskan bahwa masyarakat tetap menolak segala bentuk kegiatan di atas lahan tersebut sebelum ada kesepakatan resmi dan terbuka.

Hal senada disampaikan oleh Erwin, salah satu warga yang juga memiliki lahan di area yang diklaim perusahaan.

“Saya pribadi memiliki lahan di sana. Perusahaan mengaku sudah sepakat dengan sembilan kelompok tani. Pertanyaannya, kelompok tani yang mana? Sampai sekarang tidak ada keterbukaan dari perusahaan soal siapa saja yang disebut-sebut itu,” tegasnya ***

sumber: riautime.com