JEJAKSUARA.COM (SIAK)– Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Kabupaten Siak kembali menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Siak, Rabu(30/April/2024). Pada hari yang sama aksi unjuk rasa lebih awal di gelar di kantor bupati Siak.
Ada beberapa item dalam aksi unjuk rasa tersebut yang disampaikan di kantor bupati Siak diantaranya (1) menuntut kebijakan anggaran yang pro rakyat dan berkeadilan (2) Pengelolaan keuangan daerah yang tertib,efektif dan bertanggung jawab (3) adanya transparansi pengelolaan keuangan daerah(4) bupati Siak diharapkan cepat dan tegas mengambil langkah persoalan keuangan yang disebabkan tunda bayar tahun 2024 (5)mendesak bupati Siak melakukan investigasi dan pengelolaan anggaran tahun lalu (6) secepatnya bupati mengeluarkan statemen 3×24 jam,jika tidak ditanggapi maka aliansi akan mengadakan aksi dengan jumlah yang lebih besar.
Aksi ini sebagai bentuk protes dan desakan terhadap pemerintah daerah agar segera memberikan transparansi anggaran dan menyelesaikan persoalan tunda bayar yang dinilai merugikan masyarakat.
Aksi ini disambut langsung oleh anggota DPRD Siak Komisi II, Sujarwo,Tampak hadir sekwan DPRD kabupaten Siak H.Setya Hendro Wardhana yang langsung menemui para mahasiswa di depan gerbang gedung DPRD. Sujarwo membuka ruang dialog bersama mahasiswa dan secara terbuka mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan.
“Kami di DPRD, khususnya Komisi II, menerima baik aspirasi teman-teman mahasiswa. Terkait transparansi anggaran dan persoalan tunda bayar, ini akan kami sampaikan ke pihak terkait dan kami dorong untuk segera ditindaklanjuti,” kata Sujarwo.
“Hari ini kami menerima aspirasi secara langsung dari mahasiswa Kabupaten Siak terkait beberapa hal yang sudah kami jawab, mereka berharap hal terkait permasalahan tunda bayar agar segera terselaikan, kemudian berkaitan tenaga kerja puta putri Siak agar mendapat kesempatan, dan beberapa tuntutan lainnya, akan segera kami proses dan sampaikan ke pimpinan,” paparnya.
Lanjut Sujarwo , apa yg mereka lakukan ini untuk menjadikan Siak menjadi lebih baik, langkah yang akan kita ambil yaitu berkoordinasi dengan ketua, kami akan menfasilitasi dengan melakukan hearing dan melakukan tindakan yang sudah mereka harapkan se segera mungkin,” Ucapnya.
“Upaya yang kita lakukan adalah untuk mendorong bagaimana membayarkan tunda salur untuk Kabupaten Siak.” Terangnya.
Sementara itu dari pihak mahasiswa, Riyan Azhari menyampai kan terimakasih atas sambutan baiknya dari DPRD kabupaten Siak.
Lanjut Riyan, ia berharap DPRD dapat mengawal tuntutan mereka dan segera mendapat tindak lanjut agar apa yang menjadi keresahan masyarakat dapat segera teratasi.
“Kami berharap DPRD Kabupaten Siak tetap mengawal tuntutan kami dan kami menunggu jawaban dari Bupati Siak terkait tuntutan kami ini, kami akan menunggu tanggapan, kami akan melakukan hearing dengan data data yang kita temukan yang merugikan masyarakat khususnya Kabupaten Siak,” ujarnya.
Mahasiswa berharap agar pertemuan ini tidak sekadar menjadi bentuk seremonial belaka, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan langkah nyata oleh pihak DPRD dan pemerintah daerah.
Aksi unjuk rasa berlangsung damai dengan pengawalan ketat dari pihak aparat penegak hukum dan stekhokder lainya. mahasiswa membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutan mereka secara teratur.
Reporter:,Wahyu
