Panglima Tameng Adat LAMR Siak Ajak Masyarakat Doakan Warisan Budaya Siak

JEJAKSUARA.COM (Siak)-– Panglima Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak, Ali Syahbana, S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk bersama-sama memanjatkan doa agar tiga warisan budaya kebanggaan Siak memperoleh rekomendasi sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional dalam Sidang Kajian Penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional ke-5 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Menurut Ali Syahbana, usulan Balai Kerapatan Tinggi, Istana Asserayah Al Hasyimiah, dan Alat Musik Komet Istana Siak merupakan ikhtiar bersama dalam menjaga marwah sejarah dan peradaban Melayu Siak agar tetap lestari dan mendapat pengakuan di tingkat nasional.” Ucap Ali Syahbana Kepada Wartawan jejaksuara.com Rabu 29 juli 2026. Siang.

Masih kata Ali, Warisan budaya adalah marwah negeri dan identitas bangsa. Menjaganya merupakan tanggung jawab kita bersama. Atas nama Tameng Adat LAMR Kabupaten Siak, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengiringi sidang ini dengan doa agar Allah SWT memberikan kemudahan dan hasil terbaik bagi ketiga warisan budaya kebanggaan Siak,” kata Ali Syahbana.

Lebih Lanjut, Ali menegaskan bahwa Tameng Adat LAMR Kabupaten Siak akan terus mendukung setiap upaya pelestarian nilai-nilai adat, sejarah, dan budaya Melayu sebagai bagian dari amanah para pendahulu yang harus diwariskan kepada generasi penerus.

Ali Syahbana juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Siak beserta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyiapkan naskah akademik dan dokumen pengusulan hingga dapat dibahas pada tingkat nasional.

“Kami menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Siak, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Balai Pelestarian Kebudayaan Riau, Balai Pelestarian Kebudayaan Kepulauan Riau, Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Riau, Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Siak, para akademisi, peneliti, budayawan, komunitas pelestari budaya, pemerhati sejarah, dan seluruh pihak yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, serta waktunya demi pelestarian warisan budaya Siak. Semoga setiap ikhtiar ini menjadi amal kebajikan dan membawa manfaat bagi negeri,” Pungkasnya.

Menutup pernyataannya, Ali Syahbana mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dalam melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari jati diri Melayu.

“Marilah kita bersatu dalam doa dan ikhtiar. Semoga Balai Kerapatan Tinggi, Istana Asserayah Al Hasyimiah, dan Alat Musik Komet Istana Siak memperoleh rekomendasi sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Insya Allah, ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Siak, Provinsi Riau, dan Indonesia.” Pinta Ali Syahbana, Pria yang murah Senyum itu.

Reporter:,Wahyu