Penyerahan SK Pengurus Tameng Adat LAMR Kecamatan Dayun
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat malam, Salam Sejahtera bagi kita semua, Salam Adat, Tak Melayu Hilang di Bumi!
JEJAKSUARA.COM (SIAK)-Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi kita, khususnya bagi bumi Dayun. Penyerahan SK ini bukanlah sekadar seremonial di atas kertas, bukan pula ajang untuk bermegah-megah dengan jabatan atau seragam. SK yang baru saja beralih tangan adalah amanah pundak, sebuah sumpah setia untuk tegak menjaga marwah, mengawal payung adat, dan membentengi ulama, umara, serta masyarakat Melayu di Kecamatan Dayun Kabupaten Siak , Provinsi Riau.” Ujar Ali Syahbana Kepada wartawan jejaksuara.com Rabu 29 juli 2026. Siang.
Lanjut Ali , Saya selaku Panglima Utama Tameng Adat Kabupaten Siak, mengucapkan Tahniah selamat atas dikukuhkannya kepengurusan Tameng Adat LAMR Kecamatan Dayun. Kami menaruh harapan yang amat besar di pundak saudara-saudara sekalian.” Kata Ali.
Ali Syahbana Berpesan kepada seluruh jajaran Tameng Adat Kecamatan Dayun, dengarkan arahan ini dengan takzim:
Sebagai benteng terdepan adat Melayu di tingkat kecamatan, saya memberikan arahan yang harus pendekar pendekar tanamkan dalam dada dan laksanakan dalam tindakan nyata:
- Kokohkan Garis Komando dan Rapatkan barisan.Tameng Adat adalah lembaga yang bergerak dalam kesatuan rasa dan satu komando. Patuhi hierarki. Hulubalang Utama di tingkat kecamatan harus mampu memimpin dengan bijak, dan seluruh Hulubalang Setia Usaha dan Hulubalang Kuasa serta Punggawa harus setia mengawal kebijakan tersebut. Jangan ada yang berjalan sendiri-sendiri. Jika barisan kita rapat, tidak akan ada celah bagi pihak luar untuk memecah belah kita.
- Mitra Strategis Pemerintah. Segera lakukan koordinasi dan silaturahmi dengan Pemerintah Kecamatan, Kapolsek, Danramil, serta seluruh tokoh masyarakat di Dayun. Ingat, Tameng Adat hadir bukan sebagai tandingan aparat penegak hukum, melainkan sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kedamaian (Kamtibmas). Kita adalah perekat, bukan pembelah.
- Menjadi Benteng Sosial dan Resolusi Konflik. Kecamatan Dayun adalah wilayah yang dinamis, kaya akan potensi, namun juga memiliki tantangan sosial yang tidak sedikit. Saya perintahkan Tameng Adat Dayun untuk peka terhadap situasi lingkungan. Jika ada gesekan sosial atau persoalan adat di tengah masyarakat, kedepankan musyawarah. Jadilah penyejuk. Bantu LAMR Kecamatan Dayun dalam menyelesaikan persoalan secara adat dengan arif dan bijaksana, sesuai dengan hukum adat yang bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah.
- Tegakkan Doktrin dan Jaga Perilaku. Seragam dan atribut Tameng Adat yang saudara kenakan adalah simbol kehormatan. Jaga marwah itu. Jangan sekali-kali menggunakan nama organisasi untuk kepentingan pribadi yang dapat merusak nama baik LAMR. Tunjukkan bahwa Tameng Adat Siak adalah kesatria yang santun dalam berperilaku, namun tegas dan gagah berani ketika adat dan marwah diusik.
Hulubalang Utama, Hulubalang Setia Usaha, Hulubalang Kuasa, Punggawa- Punggawa, Askar+Askan dan segenap Pendekar Tameng Adat Dayun yang saya banggakan,
Tugas berat telah menanti di depan mata. Setelah acara ini selesai, segera kibarkan panji-panji Tameng Adat hingga ke seluruh pelosok desa dan kampung di Kecamatan Dayun. Susun program kerja yang nyata dan langsung menyentuh kepentingan masyarakat.” Paparnya.
“Mari kita bulatkan tekad, satukan hati. Di atas bumi Siak Sri Indrapura ini kita berpijak, maka di atas bumi ini pula marwah adat Melayu wajib kita tegakkan setinggi-tingginya.
Bukan tameng sembarang tameng, Tameng ditempa dari besi baja. Bukan gagah sembarang gagah, Gagah kita karena menjaga marwah dan setia.
Tegak luput karena dikungkung, Tegak adat karena dikandung. Selagi hayat dikandung badan, Pantang Tameng Adat mundur ke belakang!.” Tegasnya.
Selamat bertugas! Semoga Allah Subhanahu Wata’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam setiap langkah perjuangan kita. Amin ya Rabbal ‘Alamin.” Pinta Ali Syahbana Mengakhiri.
Billahitaufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Reporter:,Wahyu
